-->

Kupas Tuntas 6 Perbedaan Arduino Uno dan Nano

Banner Perbedaan Arduino UNO dan Nano

Jika seseorang baru belajar Arduino, pasti sering berpikir apa perbedaan Arduino Uno dan Nano, jika keduanya memiliki fungsi yang sama, kenapa harus ada UNO dan Nano ?

Baca artikel ini sampai selesai, maka kamu akan menemukan jawabannya mengenai perbedaan Arduino Uno dan Nano.

Kedua Arduino ini hanya salah satu dari beberapa jenis Arduino seperti Arduino Mega, Arduino, Arduino Leonardo, Arduino Due dan jenis Arduino Lainnya.

Tapi karena fitur dan harga yang ditawarkan, Arduino UNO dan Arduino Nano paling banyak pemakainya dan komunitas yang membahas kedua Arduino ini.

Bukan hanya di artikel ini saja perbedaan keduanya di bahas, tapi sebenarnya di beberapa forum belajar Arduino pun banyak yang membahas perbedaan Arduino Uno dan Arduino Nano.

Perbedaan Arduino Uno dan Nano
Sumber : ndoware.com
Gambar di atas merupakan ringkasan persamaan dan perbedaan antara Arduino Uno dan Arduino Nano.

Saya akan membahas lebih lengkap apa saja perbedaan kedua Ardino ini, saya juga akan membahas kapan saat yang tepat untuk menggunakan Arduino UNO dan kapan saat yang tepat untuk menggunakan Arduino Nano.

Perbedaan Arduino Uno dan Arduino Nano

Berikut ini perbedaan yang paling mencolok di antara keduanya yang akan memudahkanmu dalam memilih untuk digunakan ke dalam proyek kalian.

1. Ukuran

Perbedaan Arduino Uno dan Nano yang pertama ada di ukurannya.

Sekilas pun bisa langsung diketahui perbedaan di antara keduanya. Arduino Uno memiliki dimensi 68,6 mm x 53,3 mm.

Sedangkan ukuran Arduino Nano memiliki dimensi 43,18 mm x 18,54 mm yang artinya Arduino Nano memiliki ukuran lebih kecil dan lebih minimalis dibandingkan Arduino Uno.

2. Jumlah Pin

Perbedaan kedua bisa dilihat dari jumlah pin analog dan pin digital di Arduino Uno dan Arduino Nano.

Arduino Uno memiliki 14 pin digital input/output dimana 6 pin digunakan sebagai PWM dan 6 pin analog untuk input/output sensor analog.

Jumlah pin pada Arduino Nano sebenarnya hampir sama dengan Arduino Uno, bedanya hanya jumlah pin Analog lebih banyak 2 buah pada Arduino Nano.

Hal ini tentu menguntungkan jika kamu sedang membuat proyek yang memerlukan sensor dengan komunikasi analog yang cukup banyak.

3. Bentuk Pin

Jika tadi membahas jumlah pin, maka sekarang saya akan membahas bentuk pin yang menjadi pembeda Arduino Uno dan Nano.

Arduino UNO memiliki bentuk pin yang berjenis female, sedangkan Arduino Nano memiliki bentuk pin yang berjenis Male, artinya jika ingin menggunakan Arduino Nano maka perlu bantuan project board.

4. Jenis IC


Perbedaan ke-empat ada pada jenis IC yang digunakan sebagai otaknya.

Arduino Nano menggunakan IC jenis SMD (Surface-Mount Device) yang artinya IC tersebut menempel di Arduino Nano dan tidak bisa diganti. Keuntungannya ruang PCB yang digunakan tidak terlalu banyak.

Sedangkan pada Arduino UNO, menggunakan 2 jenis IC yaitu SMD dan DIP. Untuk IC jenis DIP bisa diganti ketika IC tersebut rusak, sayangnya IC DIP ini memakan dimensi yang besar.
IC Jenis DIP dan SMD

5. PORT

Arduino Uno menggunakan port USB Type B berbentuk kotak yang digunakan juga pada printer.

Sedangkan Arduino Nano menggunakan port Mini USB seperti yang digunakan pada hardisk eksternal.

6. Catu Daya atau Power Supply

Satu keuntungan yang bisa didapat ketika menggunakan Arduino Uno adalah masalah catu daya.

Pada Arduino UNO, sudah tersedia jack catu daya yang bisa langsung dihubungkan dengan tegangan 5v dari luar, bisa dengan mengubah tegangan batre 9v ke 5v.

Sayangnya jack catu daya eksternal itu tidak tersedia di Arduino Nano, tapi Arduino Nano masih bisa mendapatkan catu daya dari eksternal.

Dengan catatan kamu harus membuat jacknya sendiri, tenang saja port untuk menghubungkan jack catu daya sudah ada kok.

Waktu Tepat untuk Menggunakan Arduino UNO

Jadi, kapan kita harus menggunakan Arduino UNO ?
  1. Arduino UNO sangat cocok untuk rapid prototyping, jika kamu ingin mencoba-coba sensor atau alat baru
  2. Ketika kamu menggunakan catu daya eksternal karena di Arduino UNO sudah tersedia jack untuk catu daya eksternal
  3. Pada Arduino UNO terdapat internal regulator dan fuse yang membuatnya lebih aman ketika menggunakan catu daya eksternal
  4. Ketika kamu membutuhkan Arduino dengan IC jenis DIP maka Arduino menjadi pilihan yang tepat
  5. Ketika membutuhkan beragam shield tambahan untuk proyek seperti gps, gsm dsb

Waktu Tepat untuk Menggunakan Arduino Nano

Jadi, kapan kita harus menggunakan Arduino Nano ?
  1. Jika kamu ingin membuat proyek dengan ukuran yang minimalis dan sederhana
  2. Ketika kamu ingin membuat proyek dengan budget kecil, karena Arduino Nano memiliki harga yang lebih murah dari Arduino UNO
  3. Ketika proyekmu menggunakan sensor analog yang banyak, karena pin I/O analog Arduino Nano lebih banyak ketimbang Arduino UNO
Sejauh ini saya lebih sring menggunakan Arduino UNO ketimbang Nano, karena saya lebih suka mencoba-coba sensor baru ketimbang prototipe. Saya juga menggunakan Arduino UNO R3 dengan IC DIP.

Itulah 6 perbedaan Arduino Uno dan Nano, kedua Arduino ini memiliki fungsi yang sama tapi penggunaan yang berbeda.

Jadi silahkan putuskan mau menggunakan yang mana sesuai dengan kebutuhan.

1 Response to "Kupas Tuntas 6 Perbedaan Arduino Uno dan Nano"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel